11 Persen Anak di Tangerang Terkena Stunting

11 Persen Anak di Tangerang Terkena Stunting

Posted by

Bagi banyak orang tua di Indonesia, mungkin masih banyak yang belum memperhatikan mengenai stunting. Apa itu stunting?

Stunting adalah keadaan dimana pertumbuhan tinggi anak yang berjalan tidak normal dibandingkan pertumbuhan biasanya. Ini bisa membuat pertumbuhan anak menjadi tidak normal khususnya untuk tinggi badan.

Banyak masyarakat Indonesia yang tidak terlalu memperhatikan tentang tinggi badan pada anak. Sebagian besar hanya terfokus pada berat badan dan lupa tentang ada hal penting lain yang juga perlu diperhatikan, yakni tentang tinggi badan.

Di Tangeran, sebanyak 11 persen terkena stunting.

Kepala Dinas Kota Tangerang, dr Liza Puspadewi menyebut mengungkapkan setidaknya ada 1300 anak yang terkena masalah stunting dan ini mencapai 11 persen dari anak-anak yang terkena stunting di kota tersebut.

Meskipun angka stunting di Tangerang cukup tinggi, nyatanya DKI Jakarta memiliki jumlah anak yang terkena masalah stunting lebih besar yaitu mencapai 22 persen.

Perlu edukasi kepada orang tua tentang stunting

Dengan jumlah yang tidak sedikit, banyak orang tua yang sebenarnya tidak mengetahui gejala pada anak yang terkena stunting. Dengan minim-nya pengetahuan orang tua terhadap stunting, menyebabkan orang tua tidak memberikan pengobatan untuk pencegahan dampak yang lebih besar lagi.

Liza menegaskan perlunya untuk memberikan pengetahuan melalui semenar dengan tema seputar Pemberian Makan Bayi dan Anak Bergizi.

Kegiatan seperti seminar ini menurut Liza merupakan salah satu tanggung jawab dari Pemkot Tangerang. Anak merupakan penerus kehidupan kita, sehingga menjaga anak agar tumbuh kembang dengan baik sudah sepatutnya menjadi perhatian lebih. Mau bagaimana pun, bagaimana tumbuh kembak anak nantinya merupakan andil dari asupan yang dikonsumsi sejak dini.

Stunting sendiri menjadi salah satu hal yang harus diwaspadai karena selain bisa membuat tumbuh tinggi anak terhambat, ini juga bisa memicu penyakit seperti mempengaruhi fungsi otak saat dewasa.

Orang tua memang saat ini diharapkan bisa aktif untuk mengawasi anak baik dari sisi kesehatan maupun psikologis. Jika terjadi hal-hal yang tidak wajar, ada baiknya untuk memeriksa untuk memastikan keadaan anak dalam keadaan normal atau tidak.