Belum Ditemukan Kasus Penculikan Anak di Tangerang

Belum Ditemukan Kasus Penculikan Anak di Tangerang

Posted by

Beberapa hari terakhir, viral kasus tentang sindikat penculikan anak disejumlah daerah. Beberapa kasus memang dipastikan tidak benar alias hoax, tetapi memang beberapa kasus diduga memang benar terjadi dibebarpa daerah.

Di media sosial, banyak cerita tentang modus penculikan anak dengan berpura-pura gila. Beberapa orang yang viral di internet ditangkap warga karena diduga merupakan sindikan penculikan anak dengan menyamar sebagai orang gila.

Kasus ini memang menjadi salah satu perhatian masyarakat Indonesia, karena ini pula banyak orang tua yang khawatir tentang anak-nya menjadi salah satu korban dari penculikan tersebut.

Ternyata, kasus penculikan yang viral akhir-akhir ini hingga kini tercatat tidak terjadi di kota Tangerang. Pernyataan tenatng belum ada ditemukannya kasus penculikan anak dikatakan langsung oleh Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak DP3AP2KB Kota Tangerang Irna Rudiana.

Pemerintah kota Tangerang akan berkoordinasi untuk mencegah kasus penculikan anak

Meskipun beberapa berita di internet merupakan hoax, tetapi beberapa kasus lain diduga memang terjadi. Penculikan anak dengan berbagai modus seperti menyamar sebagai orang gila memang menyebabkan masyarakat resah.

Pemerintah kota Tangerang akan bekerjasama dengan Polres Metro Tangerang untuk mengantisipasi kriminal yang menyasar anak kecil sebagai korban penculikan.

Untuk tindakan kriminal terhadap anak sendiri, Irna Rudiana mengatakan hingga Oktober 2018 – kasus kriminal terhadap anak mencapai 72 kasus.

Berbagai kasus kekerasan terhadap anak ini meliputi kekerasan fisik, kekerasan psikis, sampai kasus kriminal. Dari kasus-kasus tersebut, kasus bully menjadi kasus yang paling banyak menimpa anak di Tangerang hingga Oktober 2018 ini.

Pencegahan tindak kriminal terhadap anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak berwajib, tetapi ini juga merupakan tanggung jawab keluarga dan juga tanggung jawab bersama. Masyarakat sendiri memang perlu aktif guna mencegah terjadinya tindakan-tindakan kriminal khususnya yang menimpa anak kecil.