Hakiki Bukan Lagi Kuasa Hukum Setelah Sebut Ada Saksi Kunci Kematian Ayu

Posted by

Lebak – Akhmad Hakiki Hakim membenarkan jika dirinya tak lagi menjadi kuasa hukum keluarga Ayu Octaviani, mahasiswi Akademi Kebidanan (Akbid) La Tansa Mashiro yang tewas karena diduga dibunuh.

“Ya benar, kuasa saya sudah dicabut. Memang baru sebatas lisan, surat resminya belum sampai,” kata Hakiki Hakim, Sabtu (3/6/2017).

BACA JUGA: Hakiki Hakim Tak Lagi Kuasa Hukum Keluarga Ayu Oktaviani?

Hakiki mengatakan, ia tak lagi menjadi kuasa hukum setelah seseorang bernama Ajid anggota kepolisian yang bertugas di Polsek Cimarga mewakili pihak keluarga mengirimkan pesan melalui BlackBerry Messenger (BBM).

“Sudahlah cukup, kami akan menangani sendiri. Terima kasih banyak bantuannya,” tutur Hakiki membacakan isi BBM yang dikirim Ajid.

BACA JUGA: Mahasiswi La Tansa Mashiro Diduga Dibunuh, Kuasa Hukum Kantongi Saksi Kunci

Permintaan tersebut kata Kiki disampaikan pihak keluarga setelah dirinya menyebut adanya saksi kunci dalam kasus kematian Ayu.

“Sejak berita itu muncul, malamnya keluarga kirim pesan itu meminta saya tidak lagi jadi kuasa hukum. Tidak jelas memang alasanya. Tapi apakah itu ada intervensi atau tidak saya tidak mau komentar ya,” jelasnya.

BACA JUGA: Diduga Ada Kelalaian dalam Kasus Kematian Mahasiswi La Tansa Mashiro

Meski bukan lagi kuasa hukum, Hakiki memastikan akan mengawal kasus kematian Ayu Octaviani. Salah satunya Call Data Record (CDR) dari nomor handphone yang terkahir digunakan Ayu dan rekaman CCTV yang berada di ruang ATM La Tansa Mashiro.

“Semoga cepat keluar hasilnya agar bisa menjadi petunjuk mengungkap kasus ini. Komunikasi masih ya dengan kepolisian, karena mereka juga butuh informasi-informasi lain,” tandasnya.

Banten Hits masih berupaya mengkonfirmasi hal tersebut kepada pihak keluarga.(Nda)