Hakiki Hakim Tak Lagi Kuasa Hukum Keluarga Ayu Oktaviani?

Posted by

Lebak – Akhmad Hakiki Hakim dari LBH Partisan Siliwangi Indonesia bukan lagi sebagai kuasa hukum Ayu Octaviani mahasiswi Akademi Kebidanan (Akbid) La Tansa Mashiro Rangkasbitung yang tewas dan jasadnya ditemukan di Sungai Ciujung, Kabupaten Lebak, Jumat (24/3/2017) lalu.

BACA JUGA: Dampingi Keluarga, LBH Desak Polres Lebak Ungkap Kematian Mahasiswi La Tansa Mashiro

“Sudah bukan lagi (kuasa hukum),” tutur sumber Banten Hits yang minta namanya tidak disebut, Jumat (2/6/2017).

Banten Hits masih berupaya mengkonfirmasi informasi tersebut, baik kepada Hakiki maupun pihak keluarga Ayu.

Hakiki resmi mendampingi keluarga Ayu sejak Maret. Ia diminta pihak keluarga untuk mengawal penanganan kasus kematian Ayu yang ditangani Polres Lebak.

BACA JUGA: Keluarga Desak Polisi Ungkap Kematian Ayu Oktaviani

Semula, pihak kepolisian menduga Ayu tewas karena tenggelam. Depresi karena persoalan di asrama kampus diduga menjadi faktor bahwa calon bidan tersebut nekat menceburkan diri ke sungai.

Seiring proses penyelidikan, hasil visum yang menunjukkan adanya luka bekas benda tumpul pada leher Ayu. Namun, polisi belum berani memastikan apakah luka tersebut disebabkan pukulan atau benturan dengan benda saat jasad Ayu mengapung di sungai.

BACA JUGA: Hasil Visum, Ada Luka Bekas Benda Tumpul di Leher Ayu Oktaviani

Polres Lebak kemudian membentuk tim khusus untuk mengungkap misteri kematian Ayu. Tim tersebut dibentuk setelah proses gelar perkara dilakukan pada Jumat (21/4/2017).

BACA JUGA: Polres Lebak Bentuk Tim Khusus Ungkap Kematian Mahasiswi La Tansa Mashiro

“Target saya kasus ini bisa segera terungkap,” kata Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto.(Nda)