Nafas Berhenti Sebelum Tenggelam, Ayu Octaviani Tewas Dibunuh?

Posted by

Lebak –┬áKematian Ayu Octaviani mahasiswi Akbid La Tansa Mashiro Rangkasbitung mulai menemukan titik terang. Sebulan pasca mayatnya ditemukan mengapung di Sungai Ciujung Lebak, ada hal janggal yang didapatkan polisi.

Meski hasil visum luar tidak menunjukkan adanya bekas penganiayaan. Namun, dari hasil autopsi yang akhirnya didapatkan polisi menunjukkan ada bekas tekanan pada bagian leher. Nafas Ayu diketahui sudah berhenti terlebih dahulu sebelum ia tenggelam di Sungai Ciujung.

“Bisa terindikasi pembunuhan, sebab sebelum tenggelam Ayu sudah kehabisan nafas,” kata Kasat Reskrim Polres Lebak, AKP Zamrul Aini, Kamis (27/4/2017) lalu.

Mayat Ayu Octaviani ditemukan warga mengapung Sungai Ciujung Lebak, tepatnya di Kampung Baturambang, Desa/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Jumat (24/3/2017) lalu. Saat ditemukan, kondisi Ayu sudah mulai membengkak dengan wajah yang sulit dikenali.

Sebelum itu, pihak La Tansa Mashiro mengungkapkan ada salah seorang mahasiswi akbid yang melarikan diri dari asrama. Namun, enggan memastikan apakah mahasiswi tersebut adalah Ayu.

Orangtua Ayu saat berbincang dengan awak media tak yakin jika putri pertamanya tersebut berani melakukan tindakan nekat bunuh diri. Mereka menduga Ayu tewas karena dibunuh seseorang. Apalagi, tersiar kabar jika sebelum tewas, Ayu sempat bertemu dengan seseorang di sebuah ruang ATM di depan gerbang kampus tempatnya menimba ilmu sebagai calon bidan.(Nda)