Pembunuh Driver GrabCar di Tangerang di Tangkap

Pembunuh Driver GrabCar di Tangerang di Tangkap

Posted by

Tim Polresta Tangerang berhasil menangkap 1 orang pelaku pembunuhan driver GrabCar di Tangerang. Driver Jap Son Tauw (68) harus menemukan ajal ditangan REH yang berhasil diamankan di daerah Banjarnegara, Jawa Tengah.

Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif mengatakan, rencana pencurian terhadap driver GrabCar ini telah direncanakan oleh REH bersama 2 rekannya yakni FF dan RLP (DPO). Rencana pencurian serta pembunuhan ini ternyata telah dipersiapkan secara matang oleh 3 tersangka karena ditemukannya pisau, tali penjerat, karung, dan bahkan batu yang digunakan sebagai pemberat.

Tindakan yang dilakukan oleh REH bersama 2 rekannya ini pun membuat mereka harus bersiap dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Motif dari pelaku sendiri adalah memang untuk melakukan perampokan mobil dengan berpura-pura memesan GrabCar sebelum akhirnya melancarkan aksinya. Setelah melakukan pencurian, para tersangka yang sebelumnya telah janjian dengan penadah ternyata tak bisa menghubungi penadah tadi sehingga pada akhirnya dibekuk oleh pihak berwajib.

Masih mengejar satu tersangka lain

Setelah FF dan REH diamankan oleh pihak kepolisian, satu orang tersangka lainnya yang teridentifikasi berinisial RLP masih dalam pengejaran oleh pihak kepolisian.

Ada pun korban yang bernama Jap Son Tauw tidak bisa dihubungi pada Senin(5/11) setelah menjemput penumpang dari kawasan Jakarta Utara. Keluarga yang mencari keberedaan korban pun akhirnya mendapatkan kabar penemuan mayat di Sungai Cirarap, Tangerang. Ternyata mayat yang ada di sungai tersebut merupakan Jap Son Tauw.

Saat mayat ditemukan, terdapat luka sayatan dan pemberat pada tubuh korban yang memang sudah dipersiapkan oleh 3 pelaku.

Para tersangka sendiri menurut pihak kepolisian menggunakan narkoba jenis sabu sebelum melakukan aksinya. Mengkonsumsi sabu sebelum melakukan aksi perampokan ini diduga oleh pihak kepolisian yang mendorong para tersangka tega melakukan aksi keji pembunuhan pada pria paruh baya tersebut.

Aksi kriminal ini sendiri mendapat cukup banyak perhatian dari warganet yang geram akan tindakan para tersangka. Meskipun sudah menangkap 2 orang tersangka, kepolisian diminta untuk mengungkap identitas para pelaku ke publik.