PT Angkasa Pura II Hanya Penuhi Dua Tuntutan Warga Rawa Rengas

Posted by

Tangerang –┬áPT. Angkasa Pura II melakukan pertemuan tertutup dengan masyarakat Desa Rawa Rengas di Gedung 601, Komplek Perkantoran Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Pertemuan tersebut terkait protes terhadap nilai ganti rugi lahan untuk proyek Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Dalam pertemuan tersebut terdapat delapan poin yang diminta warga, namun baru dua poin yang dapat dijawab PT Angkasa Pura II.

“Tanggapan Dirut AP II cukup responsif, tapi dari delapan poin yang diminta, AP II baru bisa menjawab dua poin saja,” ujar Limar, tokoh masyarakat Rawa Rengas, Senin (20/3/2017).

Kedua poin tersebut perihal perekrutan tenaga kerja masyarakat Rawa Rengas didalam Bandara Soekarno-Hatta.

“Berkaitan ketenagakerjaan, Dirut AP II, dan nanti akan diadakan perekrutan untuk Balai Latihan Kerja (BLK) untuk pembekalan teknisi,” jelasnya.

Lamsir menjelaskan, perihal harga pembebasan lahan Runway 3, Dirut AP II akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak-pihak terkait.

“Berkenaan ketidakakuratan KJPP akan dikaji ulang lagi dan perihal harga bukan sepihak nanti akan dikonfirmasi dengan kementerian tertentu,” kata Lamsir.

Lamsir mengatakan perihal harga, pihak AP II mengaku terbentur dengan undang-undang sehingga tidak bisa menentukan harga sendiri.

“Masalah harga supaya ada harga yang lebih maksimal, dari penjelasan Pak Dirut yang jelas terbentur dengan undang-undang jadi yang punya kepentingan itu tidak bisa menentukan,” ujarnya.

“Minimal harus bercermin terhadap daerah tetangga. Kalau daerah sebelah Rp. 6 juta kita pengennya Rp. 6juta juga. Kita yang normal-normal aja,” sambungnya.

Untuk diketahui, rencananya PT Angkasa Pura II akan kembali mengadakan pertemuan pada Kamis, (30/3/2017) untuk membicarakan perihal penetapan harga dengan KJPP dan BPN Kabupaten Tangerang.(Zie)